Pengenbang website sebagai kakak dari blog juga tidak mau tinggal diam, para ahli script dan desain juga berusaha membuat sesuatu yang bisa memudahkan dalam pengelolaah website, kelebihan website sendiri kita bisa memngatur tata letak tersendiri dan dinamis semau kita pada setiap halama, tapi juga harus mendesai sendiri setiap halaman dengan manual, para pengembang webiste tahu jika perusahaan yang ingin menampilkan company profile dari perusahaanya yang tidak harus selalu update harus mempunyai tampilan yang beda dan khusus dari situs lain, dengan demikian website jadi pilihan yang cocok untuk itu, tapi kalo gak ada software atau alat bantu untuk pengembangan isi konten website itu dengan mudah, maka akan sulit untuk membuat web , karena karus bisa bahasa HTML, Bahasa PHP, JavaScript, DLL DSB, dan intuk belajar itu membutuhkan waktu yang memang diluangkan ituk itu, atau bisa disebut kuliah, ( Formal/Non Formal ) dengan permasalah tersebut para pengembang mem,buat alat atau software yang bisa memudahkan dalam pembuatan website tersebut, maka terciptalah software pendukungnya sepertu “Macromedia Dreamviwer” dan banyak lagi di internet sofware semacamnya.
1. Menurut Wikipedia
Menurut Wikipedia,
blog adalah sebuah situs diskusi yang terdiri dari enteri diskrit yang
dipublikasikan di WWW (World Wide Web). Sementara website adalah
sekumpulan halaman web terkait yang disajikan dari satu domain.
"Blog merupakan kontradiksi dari web log"
"Website merupakan kontradiksi dari situs di web"
2. Berdasarkan Kontennya
Sebuah blog dapat berisi berbagai macam konten. Topik-topik posting
dapat berupa bahasan mengenai teknologi, fashion, produk tertentu, atau
mengenai aktor dan atlet tertentu dengan sensasi yang baru. Sebuah blog
bertindak seperti sebuah majalah digital dengan berbagai kejutan bagi
pembacanya setiap hari. Di sisi lain, sebuah website mewakili satu
produk, satu orang, dan teknologi yang serupa. Dengan kata lain, website
memiliki isi dengan genre serupa.
3. Formal dan Informal Konten
Blog dan Website menggunakan nada yang berbeda untuk menangani
pembacanya. Website ini umumnya menggunakan nada atau bahasa formal
untuk menggambarkan isinya sementara blog biasanya menggunakan nada atau
bahasa yang jauh lebih sederhana dan informal untuk deskripsi
kontennya.
4. Coding
Ketika membicarakan blog dan website, orang biasanya takut dengan
coding. Jika Anda memilih blog, Anda tidak perlu khawatir! Untuk
menciptakan sebuah blog, Anda tidak perlu seorang yang ahli di bidang
pengkodean. Anda cukup mendownload template dan memulai dengan belajar
dasar-dasar pengkodean. Berbeda dengan website, Anda harus paham dan
mengerti pengkodean seperti HTML5, CSS3, PHP, dan lain-lain.
5. Daftar Konten
Sebuah blog memiliki daftar kronologis postingan. Semua tulisan yang
telah Anda buat disusun dari yang terbaru sampai terlama. Setiap kali
Anda mengunjungi sebuah blog biasanya Anda langsung menemui daftar
beberapa konten yang pernah diposting oleh pemiliknya. Sementara bila
Anda mengunjungi website, Anda tidak akan menemui daftar itu. Data yang
ada dalam website biasanya statis.
6. Homepage
Untuk blog dan website, homepage sama sekali berbeda. Dalam sebuah
website, homepage menjelaskan isi dasar situs web. Ini akan memberitahu
pengunjung tentang jenis produk yang ditawarkan oleh website itu. Namun,
homepage blog dibanjiri berbagai tulisan yang telah diposting.
7. Rating
Sebuah blog sebagian besar dianggap aktif tergantung pada jumlah
pengunjung aktif yang dimilikinya. Jumlah pembaca menentukan peringkat
blog. Sebuah rating yang baik sangat penting untuk blog untuk berhasil
dan mendapatkan lalu lintas sebanyak mungkin. Di sisi lain, sebuah
website tidak dipengaruhi oleh hal-hal seperti pada blog.
8. Waktu
Waktu yang tepat sangat penting untuk sebuah blog yang sukses! Anda
perlu mengirim posting Anda biasanya antara pukul 08.00 sampai jam 12.00
untuk menarik pembaca ke blog Anda. Namun pada website, waktu tidak ada
hubungannya dengan itu. Website itu tidak tergantung pada waktu.
9. Interaksi Pengguna
Keluar dari blog dan website, blog dianggap lebih interaktif. Blog
menawarkan pengunjung berupa opsi untuk berkomentar, menyukai, dan
membagikan postingan. Sementara website biasanya admin memblok komentar
sehingga membuat website kurang interaktif.
10. Search Engine
Setiap kali pengguna mencari menggunakan mesin pencari tertentu, maka
blog yang akan dicari lebih banyak dibandingkan dengan website. Karena
isi blog terus berubah, itu menyebabkan mesin pencari melakukan
pencarian lebih banyak pada blog. Namun isi website ini statis sehingga
website memiliki pencarian yang terbatas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar